Rabu, 19 Desember 2012

Tugas RSBI


Task of Islamic Education
12nd Grade

Read the material below and do the task!
PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA
A.    Masuknya Islam di Indonesia
Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 atau ke-8 M yang bertepatan dengan abad ke-1 atau ke-2 H. Rute atau jalur yang dilewati adalah jalur utara dan selatan.
1.      Jalur utara: Arab-Damaskus-Bagdad-Gujarat-Sri Lanka-Indonesia
2.      Jalur selatan: Arab-Yaman-Gujarat-Sri Lanka-Indonesia
Secara garis besar penyebaran Islam di Indonesia berlangsung melalui dua cara, yaitu perdagangan dan pernikahan.
1.      Perdagangan
Pada awalny, saudagar Arab yang beragama Islam datang ke Indonesia untuk berdagang. Mereka berinteraksi dengan masyarakat Indonesia. Lambat laun masyarakat Indonesia mengerti, memahami, dan akhirnya banyak yang memeluk Islam.
2.      Pernikahan
Dalam perkembangan selanjutnya, para saudagar Arab banyak yang bermukim di Indonesia. Dari interaksi tersebut, banyak saudagar Arab yang menkah dengan penduduk Indonesia. Pernikahan itu membentuk keluarga-keluarga baru yang beragama Islam.
B.     Perkembangan Islam di Berbagai Wilayah di Indonesia
1.      Islam di Sumatra
Pada pertengahan abad ke-13, di Sumatra telah berdiri kerajaan Islam Samudra Pasai yang merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Kerajaan ini terletak di pesisir timur laut Aceh yang sekarang merupakan wilayah Kabupaten Lhokseumawe.
Pada tahun 1514, di jung utara pulau Sumatra berdiri Kesultanan Islam Aceh.  Pendirinya adalah Sultan Ali Mugayat Syah. Kesultanan Aceh ini juga dikenal dengan nama Aceh Darussalam. Kesultanan Aceh mengalami kemakmuran dan kejayaan pada masa Sultan Iskandar Muda. Pada tahun 1874, Belanda menyatakan Aceh sebagai daerah taklukannya.
2.      Islam di Jawa
Perkembangan Islam di Jawa tidak bisa dipisahkan dari peranan para wali. Jumlah wali yang terkenal sampai sekarang adalah Sembilan, yang dlam bahasa Jawa dikenal dengan sebutan Wali Songo.
Di samping Wali Songo, penyebaran Islam di Jawa tidak terlepas dari peranan kerajaan-kerajaan Islam. Kerajaan-kerajaan Islam di Jawa sudah ada sejak abad ke-16. Beberapa kerajaan itu adalah Kerajaan Demak, Kesultanan Pajang, Kerajaan Mataram, Kerajaan Cirebon, dan Kerajaan Banten.
3.      Islam di Sulawesi
Masuknya Islam di Sulawesi tidak terlepas dari peranan Sunan Giri di Gresik. Hal itu karena Sunan Giri menyelenggarakan pesantren yang banyak didatangi dari luar Jawa.
Masuknya Islam ke Sulawesi melalui dua cara berikut ini:
a.       Cara tidak resmi
Cara tidka resmi ini terjadi pada saat penduduk setempat berdagnag keluar dan berhubungan dengan pedagang-pedagang muslim di luar Sulawesi. Mereka mengenal dan memeluk Islam karena adanya interaksi tersebut.
b.      Cara resmi
Penerimaan Islam secara resmi dilakukan oleh Raja Gowa dan Tallo yang pertama, yaitu Sultan Alaudin yang telah masuk Islam. Penerimaan itu terjadi pada tahun 1605. Hal itu ditandai dengan kedatangan tiga orang datuk yang berasal dari Kota Tengah Minangkabau.
4.      Islam di Kalimantan
Pada abad ke-16, Islam mulai memasuki kerajaan Sukadana. Pada tahun 1590, Kerajaan Sukadana resmi menjadi kerajaan Islam. Sultan pertamanya adalah Sultan Giri Kusuma. Ia digantikan oleh putranya Sultan Syaifudin. Beliau banyak berjasa dalam pengembangan Islam di Kalimatan.
Di bagian selatan Pulau Kalimantan, berdiri Kerajaan Islam Banjar pada sekitar tahun 1526. Kerajaan Islam Banjar merupakan kelanjutan dari Kerajaan Daha yang beragama Hindu. Raja pertamanyaadalah Raden Samudra yang memeluk Islam karena hubungannya dengan Sultan Trenggono di Demak. Sejak masuk Islam, ia mengganti namanya menjadi Pangeran Suryanullah atau Pangeran Suriansyah.
5.      Islam di Maluku dan Irian Jaya
Penyebaran Islam di Maluku tidak lepas dari jasa para santri Sunan Drajat yang bersal dari Ternate dan Hitu. Islam sudah dikenal di Ternate sejak abad ke-15. Pada saat itu, hubungan dagang dengan Indonesia Barat, khususnya dengan Jawa berjalan lancer. Selain berdagang, para pedagang juga melakukan dakwah.
Di Maluku ada empat kerajaan bersaudara dari hasil keturunan yang sam, yaitu Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailobo yang raja-rajanya telah memeluk Islam.
6.      Islam di Nusa Tenggara dan sekitarnya
Di Nusa Tenggara, Islam pertama kali diterima oleh suku Sasak antara tahun 1840-1850. Penyiaran Islam di daerah ini dilakukan oleh para mubalig dari Makassar. Di Pulau Bali, komunitas muslim terdapat di Singaraja, Buleleng dan Siririt.
C.     Peranan Umat Islam di Indonesia
1.      Masa Penjajahan
Umat Islam menghadapi berbagai corak tantangan kekuatan Barat dengan beberapa fase, yaitu fase persaingan dagang, fase penetrasi dan agresi, fase perluasan jajahan, dan fase penindasan.
2.      Masa Perang Kemerdekaan
Dilandasi dengan semangat tauhid dan keyakinan terhadap ajaran agama, umat Islam bangkit secara krlompok atau pribadi menentang penjajah.mereka dipimpin oleh para ulama dan pahlwan Islam. Di antaranya adalah K.H.Ahmad Dahlan dan K.H.Hasyim Asy’ari.
3.      Masa Pembangunan
Peran umat Islam pada masa masa pembangunan sangatlah besar, baik secara individu maupun secara organisasi. Hal ini ditunjukkan dengan peran organisasi Islam dalam menyelenggarakan lembaga-lembaga pendidikan formal maupun nonformal.


QUESTION!
INSTRUCTION:        1. Write your name, student number and class
                                    2. Do No. 1, 2, and 4 in the comment box
3. Do No 3 in the piece of paper and submitted to your leader
4. NO PLAGIARISM
Answer the questions below according to your opinion!
1.      Berkaitan dengan materi sebelumnya, sebutkan minimal 5 perbedaan perkembangan Islam di Eropa dengan perkembangan Islam di Indonesia!
2.      Jelaskan minimal 3 manfaat yang dapat diambil dari sejarah perkembangan Islam di Indonesia!
3.      Buatlah sketsa/gambar/karikatur/kartun yang dapat mencerminkan manfaat dari sejarah perkembangan Islam di Indonesia!
4.      Buatlah satu pertanyaan mengenai materi di atas yang belum anda pahami!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar