Task
of Islamic Education
12nd
Grade
Read the material below and do the
task!
PERKEMBANGAN ISLAM DI
INDONESIA
A.
Masuknya Islam di
Indonesia
Islam masuk ke
Indonesia pada abad ke-7 atau ke-8 M yang bertepatan dengan abad ke-1 atau ke-2
H. Rute atau jalur yang dilewati adalah jalur utara dan selatan.
1.
Jalur utara:
Arab-Damaskus-Bagdad-Gujarat-Sri Lanka-Indonesia
2.
Jalur selatan:
Arab-Yaman-Gujarat-Sri Lanka-Indonesia
Secara garis
besar penyebaran Islam di Indonesia berlangsung melalui dua cara, yaitu
perdagangan dan pernikahan.
1.
Perdagangan
Pada awalny, saudagar Arab yang beragama
Islam datang ke Indonesia untuk berdagang. Mereka berinteraksi dengan
masyarakat Indonesia. Lambat laun masyarakat Indonesia mengerti, memahami, dan
akhirnya banyak yang memeluk Islam.
2.
Pernikahan
Dalam perkembangan selanjutnya, para
saudagar Arab banyak yang bermukim di Indonesia. Dari interaksi tersebut,
banyak saudagar Arab yang menkah dengan penduduk Indonesia. Pernikahan itu
membentuk keluarga-keluarga baru yang beragama Islam.
B.
Perkembangan Islam di
Berbagai Wilayah di Indonesia
1.
Islam di Sumatra
Pada pertengahan abad ke-13, di Sumatra
telah berdiri kerajaan Islam Samudra Pasai yang merupakan kerajaan Islam
pertama di Indonesia. Kerajaan ini terletak di pesisir timur laut Aceh yang
sekarang merupakan wilayah Kabupaten Lhokseumawe.
Pada tahun 1514, di jung utara pulau
Sumatra berdiri Kesultanan Islam Aceh.
Pendirinya adalah Sultan Ali Mugayat Syah. Kesultanan Aceh ini juga
dikenal dengan nama Aceh Darussalam. Kesultanan Aceh mengalami kemakmuran dan
kejayaan pada masa Sultan Iskandar Muda. Pada tahun 1874, Belanda menyatakan
Aceh sebagai daerah taklukannya.
2.
Islam di Jawa
Perkembangan Islam di Jawa tidak bisa
dipisahkan dari peranan para wali. Jumlah wali yang terkenal sampai sekarang
adalah Sembilan, yang dlam bahasa Jawa dikenal dengan sebutan Wali Songo.
Di samping Wali Songo, penyebaran Islam
di Jawa tidak terlepas dari peranan kerajaan-kerajaan Islam. Kerajaan-kerajaan
Islam di Jawa sudah ada sejak abad ke-16. Beberapa kerajaan itu adalah Kerajaan
Demak, Kesultanan Pajang, Kerajaan Mataram, Kerajaan Cirebon, dan Kerajaan
Banten.
3.
Islam di Sulawesi
Masuknya Islam di Sulawesi tidak
terlepas dari peranan Sunan Giri di Gresik. Hal itu karena Sunan Giri
menyelenggarakan pesantren yang banyak didatangi dari luar Jawa.
Masuknya
Islam ke Sulawesi melalui dua cara berikut ini:
a.
Cara tidak resmi
Cara
tidka resmi ini terjadi pada saat penduduk setempat berdagnag keluar dan
berhubungan dengan pedagang-pedagang muslim di luar Sulawesi. Mereka mengenal
dan memeluk Islam karena adanya interaksi tersebut.
b.
Cara resmi
Penerimaan
Islam secara resmi dilakukan oleh Raja Gowa dan Tallo yang pertama, yaitu
Sultan Alaudin yang telah masuk Islam. Penerimaan itu terjadi pada tahun 1605.
Hal itu ditandai dengan kedatangan tiga orang datuk yang berasal dari Kota
Tengah Minangkabau.
4.
Islam di Kalimantan
Pada abad ke-16, Islam mulai memasuki
kerajaan Sukadana. Pada tahun 1590, Kerajaan Sukadana resmi menjadi kerajaan
Islam. Sultan pertamanya adalah Sultan Giri Kusuma. Ia digantikan oleh putranya
Sultan Syaifudin. Beliau banyak berjasa dalam pengembangan Islam di Kalimatan.
Di bagian selatan Pulau Kalimantan,
berdiri Kerajaan Islam Banjar pada sekitar tahun 1526. Kerajaan Islam Banjar
merupakan kelanjutan dari Kerajaan Daha yang beragama Hindu. Raja
pertamanyaadalah Raden Samudra yang memeluk Islam karena hubungannya dengan
Sultan Trenggono di Demak. Sejak masuk Islam, ia mengganti namanya menjadi
Pangeran Suryanullah atau Pangeran Suriansyah.
5.
Islam di Maluku dan
Irian Jaya
Penyebaran Islam di Maluku tidak lepas
dari jasa para santri Sunan Drajat yang bersal dari Ternate dan Hitu. Islam
sudah dikenal di Ternate sejak abad ke-15. Pada saat itu, hubungan dagang
dengan Indonesia Barat, khususnya dengan Jawa berjalan lancer. Selain
berdagang, para pedagang juga melakukan dakwah.
Di Maluku ada empat kerajaan bersaudara
dari hasil keturunan yang sam, yaitu Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailobo yang
raja-rajanya telah memeluk Islam.
6.
Islam di Nusa Tenggara
dan sekitarnya
Di Nusa Tenggara, Islam pertama kali
diterima oleh suku Sasak antara tahun 1840-1850. Penyiaran Islam di daerah ini
dilakukan oleh para mubalig dari Makassar. Di Pulau Bali, komunitas muslim
terdapat di Singaraja, Buleleng dan Siririt.
C.
Peranan Umat Islam di
Indonesia
1.
Masa Penjajahan
Umat Islam menghadapi berbagai corak
tantangan kekuatan Barat dengan beberapa fase, yaitu fase persaingan dagang,
fase penetrasi dan agresi, fase perluasan jajahan, dan fase penindasan.
2.
Masa Perang Kemerdekaan
Dilandasi dengan semangat tauhid dan
keyakinan terhadap ajaran agama, umat Islam bangkit secara krlompok atau
pribadi menentang penjajah.mereka dipimpin oleh para ulama dan pahlwan Islam.
Di antaranya adalah K.H.Ahmad Dahlan dan K.H.Hasyim Asy’ari.
3.
Masa Pembangunan
Peran umat Islam pada masa masa
pembangunan sangatlah besar, baik secara individu maupun secara organisasi. Hal
ini ditunjukkan dengan peran organisasi Islam dalam menyelenggarakan
lembaga-lembaga pendidikan formal maupun nonformal.
QUESTION!
INSTRUCTION: 1. Write
your name, student number and class
2.
Do No. 1, 2, and 4 in the
comment box
3.
Do No 3 in the piece of paper and submitted to your leader
4. NO PLAGIARISM
Answer the questions below
according to your opinion!
1.
Berkaitan dengan materi
sebelumnya, sebutkan minimal 5 perbedaan perkembangan Islam di Eropa dengan
perkembangan Islam di Indonesia!
2.
Jelaskan minimal 3
manfaat yang dapat diambil dari sejarah perkembangan Islam di Indonesia!
3.
Buatlah
sketsa/gambar/karikatur/kartun yang dapat mencerminkan manfaat dari sejarah
perkembangan Islam di Indonesia!
4.
Buatlah satu pertanyaan
mengenai materi di atas yang belum anda pahami!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar